Rencana Mudik 1432 H

Kembali melihat arsip tulisan saya di blog ini tahun 2009 dan 2010, setiap kejadian yang sedikit menarik perhatian, saya share di blog ini. Ternyata saya menuliskan cerita mudik tahun 1429 H dan 1430 H di blog ini. Namun terlewat untuk mudik 1431 H. Mungkin karena kesibukan berkantor yang berbeda saat 1429 dan 1430 yang masih berkuliah. Ah, tidak, itu mungkin hanya alasan saja yang malas menulis. Nah, untuk menepis alasan tersebut, saya mau menuliskan cerita tentang rencana mudik di tahun 1432 H ini.

Berawal dari informasi dari seorang teman, bahwa tiket kereta api bisa dibeli 40 hari sebelum hari keberangkatan atau H-40. Jadilah saya pada waktu itu ‘berburu’ tiket. Tidak seperti 2 tahun sebelumnya, yang saya harus antri sendiri di agen tiket. Tahun ini saya meminta tolong kepada teman yang seorang agen tiket online. Saya benar-benar mempercayakan kepada dia untuk mendapatkan tiket bagi kami berdua (saya dan istri). Tidak melakukan usaha lain untuk mencari alternatif memperoleh tiket mudik untuk tanggal 26 Agustus 2011. Alhasil, malam harinya diberi kabar bahwa dia tidak dapat tiket untuk kami. Bahkan dirinya juga tidak dapat. Saya menyesal, kenapa tidak melakukan upaya lain, semisal ikut kembali mengantri seperti tahun-tahun sebelumnya, atau meminta bantuan kepada orang di kampung halaman untuk membelikan tiket. Tho akhirnya pada keesokan harinya saya meminta bantuan kepada bapak dan ibu di rumah untuk membelikan tiket. Maaf ya Pa Ma sudah merepotkan..namanya anak yah, udah dewasa pun masih merepotkan orangtuanya. Astaghfirulloh.

Alhamdulillah, dapat tiket untuk tanggal 28 Agustus 2011 (besok yah? asyiiikkk mudiikkk), kereta api Argo Sindoro Jakarta – Semarang, dengan harga 510.000/orang. Meski kami membawa 2 anak (oh ya sekarang udah ada adikny Afifah, namanya Qisthi), kami hanya membayar untuk 2 orang, karena anak-anak kami masih di bawah usia 3 tahun. Ini pun uangnya masih utang ma bonyok…hehehe..bener-bener deh ni anak yah…

Hari demi hari berlalu tanpa merasa khawatir bahwa tiket untuk balik ke Jakarta belum juga di tangan. Pasalnya, kami meminta tolong ke keluarga di Ngawi untuk membelikan tiket balik tanggal 4 September 2011, namun tidak dapat. SO, ya sudah, ga usah dipikirin. Padahal ketar-ketir juga kalo bolos kantor, ada orang inspektorat yang sidak. Aneh deh kantor saya, GA NGEBOLEHIN CUTI TAMBAHAN DI LUAR CUTI BERSAMA. Nyebelin yah.. Sampai sekarang pun, masih belum dapat tiket untuk balik ke Jakarta. Rencana sih mau cari tiket pesawat aja dari Adi Sumarmo Solo.

Oke, begitu saja tulisan ini. thanks for reading.

3 thoughts on “Rencana Mudik 1432 H

  1. dah balik kerja belum? nih kan hari senin

  2. Gmn mudiknya akh?
    Yang mudik pasti ada sensasinya, tapi yang ga mudik pun (saya-red) juga ada sensasinya…

    –Re-thinking Makna Sunah dan Makruh kunjungi http://bit.ly/p1rjgl–

  3. Pengalaman mudik, akhirnya pesawat… .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s