Earth Day is Hari Bumi

Earth Day atau hari bumi adalah hari yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran umat manusia pada planet bumi, tempat tinggal mereka. Tentunya tak sebatas menyadarkan, lebih dari itu, memberikan apresiasi pada planet hijau ini.

22 April adalah hari yang dipilih untuk hari bumi, bukan karena sehari setelah kelahiran Kartini :p , melainkan karena kesepakatan mereka yang peduli lingkungan di tahun 1970, dipelopori oleh senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson.

Allah swt sudah mengingatkan manusia dalam Al-Qur’an Mulia:

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Rum 41)

Manusia diberikan amanah sebagai khalifah di muka bumi, untuk menjadi pemimpin di muka bumi. Semua kemanfaatan yang ada di bumi, digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran manusia. Manusia tak memedulikan cara apa yang digunakan untuk mengambil manfaat tersebut. Asal hasrat terpenuhi, alam rusak tak jadi masalah.

Sungguh ironis kehidupan umat manusia, ketika tak lagi peduli dengan peringatan Allah swt dalam surat Rum di atas. Manusia akan merasakan akibat perbuatan mereka sendiri.

Satu hari dalam 365 hari dalam setahun digunakan untuk merenungkan makna dari surat Rum ayat 41. Hari Bumi, dimanfaatkan untuk menggugah sisi ruhani dari manusia yang tak lagi mengacuhkan lingkungan tempat mereka hidup. Mari sejenak kita kembali merenungkan ayat Allah swt di atas. Allah swt tidak menciptakan sesuatu di muka bumi ini dengan sia-sia. Semua dapat digunakan, semua bermanfaat, semua ada peruntukannya. Namun tidak lantas dengan rakusnya kita melahap itu semua untuk kepuasan kita semata. Ada kewajiban yang harus dilakukan untuk mendapatkan hak. Ada upaya yang wajib manusia lakukan untuk bumi, ketika dia mendapatkan haknya dari bumi.

Sungguh, penggalian bumi, pengeboman terumbu karang, pencemaran tanah, pencemaran air, bahkan menyebabkan hujan asam, merusak lapisan ozon, dan menyebabkan kenaikan suhu bumi, itu semua akan kembali kepada manusia. Bumi akan bereaksi atas aksi yang dilakukan manusia. Bumi akan memberikan pesan-pesan kepada penghuninya bahwa mereka telah berbuat kerusakan padanya. Pesan-pesan ini yang kemudian kita temukan sebagai global warming, banjir, tanah longsor, udara tak lagi sehat dan menyehatkan, air tak lagi murni, wisata laut yang berantakan, penyakit ispa, dan lain sebagainya.

Dalam konteks kekinian dan kedisinian, banyak upaya yang bisa kita ambil contoh, misalnya menanam pohon, mengurangi polusi udara dengan naik transportasi massa, tidak merokok, tidak menebangi hutan dengan tanpa tanggung jawab., hemat listrik. Mari lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk bumi ini, agar kita tidak menjadi orang yang melalaikan Al-Qur’an.

Wallahu a’lam bi shawab

2 thoughts on “Earth Day is Hari Bumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s