Thypus dan DB pada Anak

Beberapa waktu lalu Afifah, anak saya yang berusia 1 tahun 11 bulan, harus dirawat inap di rumah sakit, karena hasil lab menunjukkan positif thypus dan trombsit rendah. Saat itu panasnya sudah sampai pada hari ke-10, panas naik turun. Kondisinya sudah sangat payah saat masuk ke rumah sakit, panas tinggi, muntah, tidak mau makan minum, tidak tersenyum, moodnya jelek.

Tepatnya tanggal 17 maret 2011 Afifah harus masuk ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug. Saya memilihkan kamar perawatan VIP B yang memiliki fasilitas 1 pasien 1 kamar untuknya, agar dia tidak merasa terganggu dan juga tidak mengganggu pasien lainnya. Begitu masuk RS, langsung saya bawa ke instalasi gawat darurat, dan segera diberi obat penurun panas dari anal dan juga infus. Setelah itu baru masuk ke kamar perawatan.

Saat pendaftaran administrasi rumah sakit, saya mengajukan menggunakan Askes, karena RS Sari Asih menerima Askes.  Sangat mudah pengurusannya, hanya dengan menunjukkan kartu Askes milik Afifah. Meski tidak besar, diskon yang diberikan dengan adanya Askes ini meringankan pembayaran biaya perawatan Afifah di RS.

Hari ketiga perawatan, trombositnya mulai naik, sehingga pada hari keempat sudah diizinkan oleh dokter untuk pulang dan pemulihan di rumah. Kondisi Afifah secara umum pun sudah semakin baik, makan dan minum sudah mau meski banyak ga maunya juga. Mulai bisa diajak komunikasi dan bercanda.

Perawatan di rumah pun benar-benar istimewa, kami orangtuanya benar-benar menjaga moodnya, karena kalau moodnya berubah jelek, semua-semua jadi ga mau, makan ga mau, minum juga mau. Jadi Afifah minta apa, sebisa mungkin kita penuhi. Seringnya minta mie, umminya pun tak kalah pintar, dibuatkan bihun dan ditambah sayur dan sosis.

Saat ini, Afifah masih dalam kondisi lemas, sedang fase pemulihan. Jadi belum terlihat lincahnya seperti sebelum sakit. Afifah, semoga sehat selalu ya. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan padamu. We love you.

Nb:

Untuk penanganan thypus dan DB pada anak, pemberian sari kurma sangat baik untuk meningkatkan trombosit, dan makanan yang bersih serta tidak pedas atau asam. Kebanyakan penyakit ini pada anak disebabkan karena kondisi tubuh yang sedang kurang fit, kemudian ditambah dengan kebersihan makanan atau kebersihan rumah yang kurang terjaga. Mungkin sering mengajak anak makan di luar sambil bermain tanpa menutup makanan bisa menjadi salah satu penyebab tidak higienisnya makanan si anak. Jadi, sangat penting untuk menjaga kebersihan makanan dan rumah demi kesehata anak dan juga kesehatan anggota keluarga lainnya.

4 thoughts on “Thypus dan DB pada Anak

  1. Memang tidak enak kena DB berdasarkan pengalaman saya pribadi … apalagi pada anak-anak ..

    Tulisan ini bagus untuk pedoman orang lain menghadapi situasi serupa.

    Salam

  2. Alhamdulillah tulisan ini sangat membantu. Khususnya kami yg saat ini anak2 kami sdg terkena demam ini. Kmdn km search dan temukan tulisan abahnya Afifah, semoga Afifah sehat. Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s