Relawan dan Publisitas

Semoga judul di atas tidak menyalahi kaidah bahasa yang baik dan benar. Soalnya judul itu muncul tiba-tiba aja di kala semangat untuk menulis sedang menyala (meski masih redup nyalanya), jadi tak peduli lah dengan kaidah bahasa yang baik dan benar untuk judul tersebut. Semoga aja bener..

Beberapa hari yang lalu, saya menuliskan status di pesbuk saya,

Parta Keadilan Sejahtera sudah mengirimkan ribuan kadernya sebagai relawan merapi, tapi kok tidak ada beritanya di tv ya?”

Nah lho, kira-kira apa ya komentar teman-teman? Ya tentu saja banyak yang menganggap saya merasa “haus publisitas”, segalanya perlu dipublikasikan, dikira enggak ikhlash beramal, dsb. Teman-teman komentarnya tidak memojokkan saya, mereka lebih berpendapat bahwa apa yang dikerjakan oleh relawan itu tidak perlu dipublikasikan.

Ada statement dari Sekjen PKS, Anis Matta, terkait sumbangan kader PKS sebesar 1 Milyar rupiah tanggal 27 Oktober 2010 lalu. Berikut saya kutipkan statement-nya:

“Karena ada 40 keluarga kader PKS dievakuasi. Kita akan menginstruksikan kader melakukan penggalangan dana di seluruh Indonesia dan men-declare hasil penggalangan ke publik, sekarang sudah terkumpul Rp 1 miliar,” kata Sekjen PKS Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010)”

Dari pernyataan tersebut, kita bisa lihat secara implisit, bahwa Sekjen PKS meminta adanya publikasi terkait hasil penggalangan dana tersebut. Tentunya pernyataan ini memiliki makna dan argumen tersendiri, yang bisa dijelaskan oleh beliau.

Sejatinya, apa yang dilakukan tangan kanan akan lebih baik jika tidak diketahui oleh tangan kiri. Namun tak salah pula bila tangan kiri mengetahuinya, apakah itu dibisikin oleh tangan kanan, ataupun digembar-gemborkan oleh tangan kanannya tetangga. Begitu pula dengan apa yang dilakukan relawan #PKSmerapi dan #PKSmentawai, saya yakin mereka tidak menelepon stasiun tv untuk meliput kerja mereka di tempat bencana. Kalaupun menghubungi, saya rasa juga tidak akan dipedulikan. Mereka tidak bisik-bisik tetangga untuk memberitahu bahwa mereka sedang beramal.

Stasiun tv selaku pemegang otoritas media massa elektronik paling efektif, hendaknya memiliki sense of reporting pada hal-hal yang positif, seperti apa yang dilakukan oleh relawan tersebut. Tanpa diminta pun mereka akan meliputnya. Namun apa yang terjadi, mereka hanya meliput apa yang stasiun tv mereka sendiri lakukan untuk para korban, tidak memberitakan dari relawan kelompok lain. Wajar sih, dan masyarkat tidak bisa menuntut stasiun tv untuk memberitakan apa yang dilakukan oleh kelompok lain. Kalau mau diliput ya bikin stasiun tv sendiri.

Menurut saya, perlunya kita mempublikasikan apa yang dilakukan oleh relawan tersebut terletak bukan pada pamor atau popularitas kelompoknya, tapi lebih kepada penyampaian kabar bahwa sudah ada orang-orang yang membantu para korban, dan bisa menyampaikan apa saja yang dibutuhkan oleh para korban, sehingga masyarakat luas bisa mengetahui apa yang harus mereka sumbangkan dan melalui siapa mereka menyumbangkannya, jadi bisa tepat sasaran. Mungkin saja dengan publikasi itu, masyarakat jadi tergerak untuk bergabung membantu menyukseskan program penangaan bencana yang sedang dilakukan.

Saat ini, yang bisa dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tak ber-stasiun tv untuk mempublikasikan kerja mereka, yaitu memberitahukan kabar dari situs jejaring sosial pesbuk dan tuiter. Dan publikasi ini termasuk efektif, meski tidak seefektif televisi.

Bagaimana pendapat pembaca sekalian?

2 thoughts on “Relawan dan Publisitas

  1. Pingback: Dompet Bencana « dinoyudha

  2. bagi sebagian orang (dan partai kali ya) publisitas n keikhlasan adalah hal yang bercampur2….tetapi bagi sebagian lainnya, keduanya dah selesai pada tempatnya masing2 alias ga ada hubungannya..

    _*Backpacker ala Imam Bukhari*_ di http://maknasahabat.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s