Konsep Syukran dan ‘Afwan

syukran Pictures, Images and PhotosSuatu ketika ada teman yang mengucapkan syukran ke saya. Kemudian saya jawab sesuai dengan kebiasaan orang Arab dengan kata ‘afwan. Sesaat kemudian, teman saya itu bertanya, “Kok minta maaf, din?”… (‘afwan = maaf). Saya menjelaskan kalo orang Arab diberik ucapan syukran, maka jawabannya adalah ‘afwan. hehe…teman saya terkekeh.

Ada yang bisa kita pelajari dari kebiasaan orang Arab ini. Ketika diucapkan padanya kata Syukran maka jawabannya adalah ‘Afwan. Mereka masih merasa perlu meminta maaf ketika sudah berbuat baik kepada seseorang. Mereka merasa bahwa seharusnya masih bisa melakukan lebih daripada itu, namun yang dilakukan hanya sebatas itu. Sehingga masih merasa perlu mengucap kata ‘Afwan.

Bingung ya? Saya juga bingung gimana mau ngejelasinnya…😀

Langsung ke contoh aja deh..

‘Ali memberi ‘Umar makanan berupa nasi goreng (di Arab ada nasi goreng ga ya? nasgor kan dari China). Kemudian ‘Umar berucap “Syukran wa jazaakallah.” ‘Ali karena merasa seharusnya mampu memberikan lebih daripada nasi goreng mengucapkan, “Afwan wa iyyaka.”

Yah, semoga dari contoh itu bisa ditangkap isi pesannya.

Begitulah kurang lebih konsep syukran dan ‘afwan. Tidak seperti orang Indonesia yang kalo diucapkan padanya terima kasih, maka jawabannya adalah sama-sama. Seolah dia memang pantas untuk mendapatkan ucapan terima kasih itu. Yang dilakukan orang Indonesia ini sama dengan yang dilakukan oleh orang yang menggunakan bahasa Inggris. Thank You, maka jawabannya adalah you’re welcome atau doesn’t mind.

Saya lebih sepakat dengan kebiasaan orang Arab mengenai konsep terima kasih ini.

Satu hal lagi, orang Arab atau orang yang menggunakan bahasa Arab, sangat senang sekali dalam tutur katanya mendoakan orang lain. Misalnya dalam pengumuman hasil ujian. Maka selain Lulus, istilah lainnya adalah bukan Tidak Lulus, melainkan Semoga Allah Mengizinkan di lain waktu.

Sungguh indah sekali jika kita senang menebar doa kepada lawan bicara kita dalam keseharian kita.

Baarokallahu fiik bagi yang membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat.

gambar dari http://media.photobucket.com/image/syukran/lukluilmaknun/syukron_jazila.gif

13 thoughts on “Konsep Syukran dan ‘Afwan

  1. Heuuu ..
    Kayanya saya juga pernah “protes” ketika kamu bilang “afwan” setelah aku bilang “tengkyu” di YM itu .. Hehehe .. ^^
    Makasih udah menjelaskan ..😀

  2. nice post bro..
    thanks for enlight me.. syukron jazila😀

  3. subhanallah.. damai rasanya..
    ternyata ini alasannya ya din..hehe

  4. assalamualaikum, izinkan sy copy ya?

  5. Subahanallah,syukran, Infonya,moga2 bermanfaat buat ummat yg belum mengetahuinya tanpa kecuali pada diri sy pribadi

  6. Alhamdulillah bermanfa’at.
    Jazakallah khairan katsiran🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s