Plagiarism

imagesMenurut wikipedia, plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.

Dalam dunia akademis, sering sekali mahasiswa diingatkan oleh dosennya, untuk tidak melakukan plagiarisme. Untuk membuat tugas paper atau makalah atau karya tulis lainnya, jika mengutip pendapat atau hasil karya orang lain,  gunakan sitasi, atau menyebutkan sumber pustakanya. Ada aturan yang baku untuk menuliskan sumber referensi ataupun footnote, endnote, daftar pustaka.

Sanksi bagi mereka yang ketawan plagiat adalah bisa dikeluarkan dari kampus/universitasnya. Atau mungkin ada yang dibawa sampai ke peradilan kah? Saya belum pernah mendengar tentang hal ini.

Tapi kalau kasus plagiarisme terjadi di dunia para blogger, mungkin sering terjadi. Ada satu contoh, seorang blogger profesional yang tulisannya di-copy paste oleh surat kabar Amerika Serikat, sebenarnya tidak plagiat, karena menyebutkan sumbernya. Namun, surat kabar tersebut tidak meminta izin, dan juga tidak memberikan bayaran atas tulisan blogger tersebut.

Untuk menghindari hal tersebut, agar kita menjadi blogger sehat, paling tidak ada beberapa etika mengutip konten di dunia maya (sumber):

  1. tidak boleh dikutip, sebagian atau seluruhnya, kecuali ada izin tertulis dari pengelola situs;
  2. boleh dikutip tanpa meminta izin asalkan disebutkan sumbernya/ditautkan;
  3. boleh dikutip hanya untuk tujuan non komersial;
  4. boleh dikutip dan dimodofikasi/diubah;
  5. boleh dikutip tapi tidak boleh diubah, kecuali ada kesepakatan tertulis dengan si penulis.

Lantas, sejauh ini apa sanksi yang diberikan bagi plagiat di dunia narablog? Mungkin baru sebatas sanksi moral, mungkin “dikucilkan” atau “dipermalukan” di dunia narablog.

gambar dari: sini

22 thoughts on “Plagiarism

  1. plagiarism sudah biasa di dunia blogger, walaupun udah ditulis “jangan dikutip atau di copas tanpa seijin pemilik” toh tetap saja dilakukan, toh juga ga ada sanksinya. gimana donk??

    • Sanksinya sih sanksi moral itu.. Tapi emang sebaiknya, kalo kita penulisnya, biarkan saja untuk mengcopas, tapi tetap dengan memberikan referensi. Berbagi tak pernah rugi..

  2. Salam Takjim
    Plagiator-plagiator Indonesia, terkadang ada yang belum tahu atau ada pula yang terlupakan menulis sumber asli dalam mengCOPAS. Ketika sudah ada wawasan seperti yang dibentangkan oleh bung dinoyudha ini marilah kita selalu membaca diakhir menulis ada kah yang ori dan adakah yang copas, tandai diakhir tulisan sebagai footnote.
    Terima kasih bung dinoyudha afliansimu adalah asfiratorku
    Salam Takjim Batavusqu

  3. Hmmm
    udh pernah ngalamin cerita2 gue dijiplak😦 sedih sesedih-sedihnya

    harusnya ada hukuman lain tuh

    halooo saya mampir sini lagi😉

  4. sepertinya sih, memang tidak ada sanksi berupa hukuman ya Mas Dino,
    paling2 nantinya blognya nggak akan ada yg mengunjungi lagi………
    jadi ya……………rugi sendiri, krn membunuh kreativitas dirinya sendiri.
    Salam.

  5. Pada dasarnya tulisan saya sih bebas di copas. Tetapi kalau tanpa ijin, tanpa mberi tahu, tanpa nyebutin asal tulisan jadi mangkel juga. Kita yang capek2 cari inspirasi, nyari data, nulis, bikin ilustrasi, Dianya tinggal copas.
    Kayak tulisan saya yang terakhir. Belum ada setengah jam saya upload, sudah di copas sebuah forum diskusi yang PR-nya lebih tinggi ketimbang saya. Padahal belum sempat di crawl mbah google. Kalau gini, kan saya yang dikira copas.

    • Wah, pas kapan tuh mas? yang tulisan tentang Tarsius itu? wah, saya juga jadi ikut magkel kalo kayak gitu.. ditegur saja mas forum itu. kalo masih ngeyel, ya bongkar aja aibnya di dunia maya…

  6. hhmm, semua kembali pada kesadaran masing masing. untung diriku selalu cerita tentang kejadian sinting yang di alami sendiri, jadi gak da yang nuntut he2.

    *link udah di pasang*

  7. Lagi-lagi masalah umat. Mencuri itu namanya ya…🙂

  8. nulis di blog, apalagi blog yg nggak punya tema khusus, sebenarnya mudah. ide2 dan gagasan yg sangat sederhana pun bisa jd bahan tulisan… nggak perlu jd plagiator…

  9. bundo bersedia banget tulisan bundo dicopas.. tapi apa daya ga ada yang mau tuh, hehhhe..😀

  10. iya yah mas…copas itu setidaknya harus menyertakan sumbernya yah…
    tetapi saya seringnya memposting hasil pemikiran saya, lalu kadang saya kaitkan dengan kawan2 lain yang memiliki pemikiran serupa, lalu kembali ditulis dengan bahasa saya…
    itu bagaimana mas perlakuannya?

  11. untuk menghindari di copas klo aq sih bikin tulisan yg ngga formal, misalkan kata gnti orgnya jg pernh pake (saya, aku, beliau, km,) pake aj (gw, lo, ane, ente, atau kt gnti orp pertmanya dgnti nma qt aj), jd walupun tulisanya berita yg penting/formil bgt tetep ditulis dgn gaya kita… byr org yg baca males copasnya cz ngeditnya ribet, hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s