Yongki Komaladi dari Istriku

IMG_1165Akhir bulan Juli lalu, ada kejadian yang membuat saya bergeleng-geleng kepala nggak habis pikir. Pasalnya, saya lupa dengan hari lahir istri saya. Lucu dan ironisnya, saat malam hendak tidur, istri berbisik bilang, “Mas, hari ini aku milad.” Kira-kira saya bereaksi seperti apa? Yah, tebak sendiri aja ya.

Keesokan harinya sebagai tanda minta maaf, saya ajak istri jalan-jalan ke ITC Cempaka Mas, padahal kondisi waktu itu lagi kurang sehat, tapi dipaksain aja. Meski timing jalan-jalan ini kurang tepat, yaitu saat jam kantor, saya minta istri untuk “cabut” dari kantornya (tapi kerjaan dah beres sih..sekali iniii aja.. eh udah dua kali ding..), namun saya merasa senang, karena bisa memberikan hadiah yang insya Allah bermanfaat untuknya: sebuah cincin emas seberat 2, 64 gram.

Itu kejadiannya kurang lebih sepekan yang lalu.

Hari ini, karena saya sedang tidak ada kuliah, saya meminta (lagi) kepada istri untuk “cabut” dari kantornya (sekali lagi, kerjaan harus diselesaikan dulu) , untuk menemani saya beli sepatu, yang katanya sih mau dibayarin, karena tahun ini istri belum ngadoin saya, hehe.

IMG_1165Kami pun ke Arion Mall. Selesai pilah pilih sepatu, akhirnya saya sreg dengan model terbaru dari Yongki Komaladi. Saat pembayaran, melihat gelagat istri yang tidak bergerak mengambil dompet, saya pun bertanya, “Adik yang bayar kan?” Istri saya kaget karena ternyata lupa bawa dompet. Untungnya saya bawa uang cukup saat itu. Jadi status hadiahnya gimana nih?

Selepas itu, saya mengajak istri untuk makan sebentar di Es Teler 77. Biasanya sih istri ga mau kalo diajak makan di mall karena mahal, tapi tadi setelah dibujuk-bujuk mau juga akhirnya. Toh saya yang bayar.

Beda rasanya! Sore tadi saya merasa senang bisa ngajak istri makan dan ngebayarin, padahal udah sering lho, tapi yang ini rasanya beda, ga tau deh kenapa. Ingat mbak di rumah, bungkusin deh bakso super dibawa pulang.

Ibrohnya: Alhamdulillah, ikatan yang menghalalkan seorang lelaki dan perempuan, sungguh sangat luar biasa. Kalau melihat pasangan muda mudi yang jalan-jalan di mall atau di mana saja yang padahal mereka belum menikah, rasanya kok miris ya, mau negur juga gimana.

12 thoughts on “Yongki Komaladi dari Istriku

  1. jangan sampe lupa bozzz lam kenal

  2. duh senangnya yang dibeliin sepatu sama adik..๐Ÿ˜€
    semoga cahayaNYA selalu sinari rumah tangga kita semua, amin

  3. adeeuuhh… yang lagi kasmaran mah bedaa… hahahahaah๐Ÿ˜€

    gw masih seneng sama sepatu gw di lemari sepatu. enak sih. kalo hujan kakinya gak basah… sip dah!

    • kasmarannya seumur idup deh, insya Allah.. Semoga menjadi pasangan suami istri juga kelak di surgaNya..aamiin

      Kalo ujan kakinya ga basah..ya iya lah, yang basah sepatunya.. :p

  4. Aduh mas, yang ini bikin lebih ngiler… Insha Alloh saya segera menyusul… Minta doanya ya… Supaya bisa jala-jalan dgn halal seperti mas… btw cempaka mas dan arion?… salam saya dari kelapa gading, kapan-kapan mampir ya mas, berdua sama umi juga engga apa-apa…๐Ÿ˜€

    • Waaa, bentar lagi yak? ta’ doain deh, moga lancar persiapannya.. hayuk… Kita tetanggan ya, tetanggan kecamatan..hehe.. Boleh deh, ntar kapan-kapan kopdaran…

  5. sampeyan romantis banget sih? ๐Ÿ™‚

  6. weh,,…terharu jadina… (mungkin campur pingin – sedikit)

    moga-moga bisa jadi contoh buat keluarga lain ya pak.din (tapi bukan nyonto “lupa”na lo)

    ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s