Gerhana Matahari 2009

Dari daftar agenda terjadinya Gerhana Matahari yang diterbitkan oleh NASA, Gerhana Matahari Annulus 2009 merupakan seri Saros 131 yang ke-50. Selama tahun 2009 sendiri di seluruh dunia hanya akan terjadi 2 kali Gerhana Matahari dan 4 kali Gerhana Bulan.

gerhana1Gerhana matahari pertama yaitu terjadi pada tanggal 26 Januari 2009. Gerhana Matahari Annulus ini menjadi istimewa karena hanya melewati permukaan daratan 1 negara saja yaitu di Indonesia. Gerhana puncak terjadi di kota Pringsewu, utara kota Tanjung Karang, Lampung pada Pk 09.40 GMT (pk 16.40 WIB). Kota lain yang dilewati jalur gerhana ini ialah Bandar Lampung, Pontianak, Palangkaraya dan Samarinda.

Sedangkan gerhana matahari yang kedua terjadi pada hari ini, 22 juli 2009, yang akan melewati daratan India, Nepal, Bhutan, dan Tiongkok. Gerhana ini berlangsung selama 5-6 menit (terlama di abad 21). Gerhana pertama kali muncul pada Rabu dini hari di Teluk Khambhat, India, yang terletak di sebelah utara kota metropolis Mumbai. Pemandangan itu selanjutnya akan tampak bagian timur India, lalu di Nepal, Myanmar, Banglades, Bhutan, dan China sebelum akhirnya muncul di Pasifik.

Subhaanallah. Sungguh besar kuasa Allah atas semua yang terjadi di alam semesta ini.

Nb:

  1. jangan melihat matahari secara langsung, karena dapat menimbulkan kebutaan (katanya);
  2. Sholat gerhana yuuk..

dari berbagai sumber.

34 thoughts on “Gerhana Matahari 2009

  1. wah… hari ini ya.. jam berapa??

    btw, ane blum pernah solat gerhana, gimana tata caranya???
    syukron

  2. bundo juga belum pernah sholat gerhana
    ntar buka buku dulu deh..

    makaciy ud diingatkan..

  3. terima kasih sudah diingatkan.
    mari kita shalat gerhana hari ini.
    salam.

  4. Saya mengalami gerhana total kalau nggak salah tahun 1983 ya mas.saat itu saya di pesawat dalam perjalanan perdana ke USA.
    Mantap infonya.
    Salam hangat dari Surabaya,

  5. Sayang saya gak bisa lihat, padahal saya belum pernah sekalipun ngeliat gerhana.

  6. SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG SAHABAT

  7. asyikkkk…samarinda juga dilewati jalur gerhana itu ya..

    loh..tapi itu bulan januari 2009 ya?…waduh, kesempatan saya buat melihat gerhana matahari secara langsung jadi kandas dong…😦 …

  8. Tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:

    [1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

    [2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

    [3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

    جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ
    ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

    [4]Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

    [5]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’

    [6]Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

    [7]Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

    [8]Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

    [9]Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

    [10]Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

    [11]Salam.

    [12]Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)

  9. Wah, tadi pagi katanya gerhana ya mas? Pantesan gelap…

  10. gerhana matahari, fenomena ciptaan yang maha kuasa.

  11. Jam berapa sih tadi mas… Saya jangan-jangan pas tidur lagi yah???😀

  12. jakarta gak keliatan ya… huhuuu

  13. kalo kata simbah saya, itu mataharinya diemplok (dimakan) butho (raksasa)😀
    padahal kalo dalam Islam, itu adalah bukti dari kebesaran Allah…🙂
    salam kenal mas…

    • Iya mas, saya juga pernah dengar cerita itu.. Itu adalah bukti teraturnya alam semesta ini..dan tentunya keteraturan iu ada yang mengaturnya..Dia Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu..🙂

  14. sayang banget saya gak bisa liat😦

  15. Waduuuuh gerhananya udaaaaah yaaaaaaaaak
    Salam Sayang

  16. Sayange di Jawa nggak kena ya mas, sudah puluhan tahun nggak bisa menikmatin gerhana matahari. Di Indon malah hampir tiap hari ada gerhana matahati.🙄😀 ^O^

  17. wah…saya udah telat neh..
    salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s