Bahasa Arab: Almarhum

Ada yang tahu, dari mana asal muasal kata “almarhum” digunakan untuk menyebut orang yang sudah meninggal? dan sejak kapan? dan apa alasannya? dan bagaimana penggunaannya oleh orang non-muslim?

Kata “almarhum” merupakan kosa kata dalam bahasa arab, yaitu berasal dari akar kata Rahiim (sayang). “Almarhum” artinya adalah yang mendapatkan kasih sayang. Yang mendapatkan rahiim. Jika “almarhumah”, maka artinya adalah wanita yang mendapatkan kasih sayang.

Lantas, sejak mengapa kata “almarhum” disematkan pada orang yang sudah meninggal? Tidak bisa donk, dianggap mereka yang sudah meninggal saja yang mendapat kasih sayang. Yang masih hidup pun mendapatkan kasih sayang, dari manusia juga dari Allah.

Terus, mengapa banyak juga non-muslim yang menggunakan kata tersebut? Kita banyak temukan di koran-koran yang mengiklankan rasa bela sungkawa terhadap keluarga dari orang yang meninggal, dengan mencantumkan “alm” sebelum nama orang yang meninggal.

Jadi, sekarang jelas bagi kita, bebas menggunakan kata “almarhum” untuk siapa saja yang mendapatkan kasih sayang, baik itu sudah meninggal ataupun masih hidup.

7 thoughts on “Bahasa Arab: Almarhum

  1. Dino Yudha almarhum….

  2. he8x…aamiin…waiyyakum

  3. Wah, kalau saya sekarang ini belum mau tuh dibilang almarhum…

  4. iya, ana juga ga tahu sejak kapan tuh kata tsb dipakai, dan aneh juga jika hal itu disematkan untuk orang-orang kafir. kalau kita membaca beberapa kitab para ulama mereka untuk mendo’akan biasanya memberikan kata rahimahullah atau rahimahumullah(jama’) dibelakang nama orang yang ingin dido’akan. sedikit memberikan urun rembug kalau dari asal katanya mnurut ilmu alat (nahwu dan shorof) bahwa kata itu mempunyai kata dasar, ulama khuffah berpendapat dari fiil madhi adapun mnurut ulama basroh berasal dari isim masdar, asumsi kita memakai fiil madhi sehingga kalau kita mau melihat kata almarhum kata dasarnya adalah rahima رَحِمَ (kasih sayang, sayang) adapun almarhum المرحوم – marhumun مرحوم (adalah isim maf’ul) atau objek yang berarti orang yang mendapatkan kasih sayang. rahim ini menurut beberapa pendapat kasih sayang Alloh yang berkesinambungan sampai dengan ukhrowi, berbeda dengan rahman diperuntukkan bagi semua hambanya, alam semesta termasuk orang-orang non muslim (kafir), oleh karenanya rahim akan diraih oleh mereka yang taat dan bertaqwa kepadaNya. Wallahu A’lam Bishowab

    • Subhaanallah, sebuah pemahaman yang komprehensif… Belajar bahasa Arab juga mas? mantap nih ilmu nahwunya…🙂
      Jadi pengetahuan baru juga buat ana… Jazaakallah mas..

  5. owh gto y sob… makasih penjelasannya.
    jdi doa juga gto y sob.
    dan bukan untuk yang meninggal saja. umar juga pake ah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s