“BLM (bukan) Elemen Mahasiswa yang Tidak Ada Kerjanya”

Apa yang akan Anda jawab, jika ada orang yang menanyakan kepada Anda tentang Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) STAN? Mungkin Anda menjawab, BLM STAN adalah lembaga mahasiswa tertinggi di kampus STAN sebagai perwakilan dari seluruh mahasiswa, yang bertugas mengawasi kinerja dan pengelolaan keuangan Badan Eksekutif Mahasiswa serta elemen mahasiswa lainnya. Namun, mungkin ada juga beberapa dari Anda yang akan menjawab bahwa BLM STAN adalah elemen mahasiswa yang tidak ada kerjanya. Bisa jadi benar, bisa juga tidak benar.

Paling tidak 2 tahun terakhir ini, saya, sebagai mahasiswa STAN, merasakan bahwa BLM kurang memiliki peran dalam kehidupan kemahasiswaan kampus. Bisa jadi saya yang kurang mengikuti perkembangan aktivitas BLM (“kurang” bukan berarti “tidak sama sekali”), atau mungkin juga karena kurangnya publikasi aktivitas BLM melalui media kampus. Saya yakin, bahwa BLM bukanlah elemen mahasiswa yang tidak ada kerjanya, bahkan sebaliknya, memiliki tugas dan tanggungjawab yang amat besar dan banyak. Jadi, untuk sementara saya berkesimpulan, bahwa saya lah yang kurang mengikuti gerak aktivitas BLM dalam dinamika kampus, bukan BLM yang tidak memiliki peran.

Jika demikian, lantas apa sebenarnya peran BLM dalam dinamika kampus? BLM memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dalam ranah mahasiswa. Fungsi legislasi dijalankan dengan membentuk regulasi yang mengikat lembaga mahasiswa yang terhimpun dalam Keluarga Mahasiswa STAN (KM STAN). Selain itu, BLM juga memiliki fungsi pengawasan yang dilakukan dengan pembentukan komisi-komisi dalam tubuh BLM guna mengawasi kinerja departemen-departemen di Badan Eksekutif Mahasiswa. Tak kalah pentingnya adalah fungsi anggaran, yang dalam pelaksanaannya dilakukan oleh alat kelengkapan BLM yang bersifat tetap, yang dibentuk oleh BLM.

Selengkapnya…

2 thoughts on ““BLM (bukan) Elemen Mahasiswa yang Tidak Ada Kerjanya”

  1. aslm wr wb
    akhirnya bisa berbagi pikiran dengan mas dino….saya secara pribadi memang masih menilai kinerja BLM belum maksimal (maaf…..bukan berarti tidak bekerja), untuk itu hendaknya BLM tunjukan kontribusi nyata sebagai penyambung lidah rakyat (baca: mahasiswa STAN) bukan “penyambung lidah rakyat” (baca: golongan/ kepentingan tertentu) karena pada hakikatnya semua kepentingan harus terakomodasi oleh BLM….ingat kampus kita STAN adalah kampus multikultur….ada berbagai suku, agama, dan golongan…..terima kasih….waslm….

    • Wa’alaikumussalam wr wb.
      Insya Allah kami akan terus memperjuangkan untuk yang terbaik untuk kampus STAN. kalau memang kepentingan itu memang terbaik untuk kampus, insya Allah akan kami akomodasi 100%.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s