Kita kan ‘masih’ S.ST

Lulus dari Diploma IV STAN memberi rasa yang berbeda, ada penambahan ilmu yang didapat, ada titel akademik baru yang disandang, dan ada rasa senang bisa membahagiakan orangtua. Namun belakangan baru dirasakan ada juga perasaan dibedakan atau dinomorduakan. Bahkan muncul perkataan dari seorang kawan sealmamater, ‘Kita kan ‘masih’ S.ST’.

Gelar Sarjana Sains Terapan (S.ST) diberikan kepada mereka yang menyelesaikan pendidikan Program Diploma IV. Tak banyak yang tahu memang, apa itu kepanjangan dari S.ST. Saya pun pernah ditanyai oleh seseorang setelah melihat name tag saya yang mencantumkan gelar S.ST di belakang nama saya.

Namun bukan itu persoalan yang membuat saya sedikit merasa ‘berbeda’ dengan penyandang gelar sarjana yang lain, terutama Sarjana Ekonomi. Dengan segala kekurangan yang ada, Sarjana Ekonomi tetaplah Sarjana Ekonomi. Dan dengan segala kelebihan yang ada, Sarjana Sains Terapan tetaplah Sarjana Sains Terapan.

Persoalan menjadi pelik ketika akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hanya beberapa universitas baik di dalam maupun luar negeri yang ‘mau’ menerima lulusan Sarjana Sains Terapan. Memang ada kakak kelas kami yang juga S.ST melanjutkan pendidikan masternya di University of Queensland, atau di Hitotsubashi University. Namun ada juga yang ‘hanya’ diterima di School of Business di Australia.

Atau ketika akan mengambil Pendidikan Profesi Akuntan, maka yang diterima adalah yang bergelar Sarjana Ekonomi Akuntansi, tanpa pengecualian. Padahal kalau ditilik, S.ST lulusan STAN adalah S.ST Akuntansi, namun tetap saja tidak bisa langsung mengambil pendidikan tersebut. Walhasil, gelar SE pun diusahakan dengan menambah sedikit waktu, biaya, dan pikiran dengan ikut kelas Fakultas Ekonomi di Universitas biasa-biasa saja.

Kemudian gelar inilah yang akan digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kalau dulu, lulusan Diploma IV STAN mendapatkan penghargaan akademis dengan diberikannya gelar Ak (Akuntan) di belakang namanya. Namun tidak lagi pada saat sekarang. Kami ‘cukup’ berbangga dengan gelar S.ST di belakang nama kami.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Semoga juga, mereka para lulusan Diploma III STAN tidak ragu untuk tetap memilih Diploma IV STAN sebagai pilihan pertama ketika akan melanjutkan pendidikan Sarjana. Dengan segala kekurangan yang ada, insyaAllah Diploma IV STAN masih lebih baik.

About these ads

20 thoughts on “Kita kan ‘masih’ S.ST

  1. mengapa lebih baik?

  2. hmmm,baru tau klo lulusan D4 itu gelarnya SST

  3. woalahhh
    saya malah baru tau kalo gelar S.ST bisa dipersusah gitu ya untuk meraih jenjang ke yang lebih tinggi

  4. Waktu saya berniat ikut DIV STAN, salah seorang senior di kantor malah menyarankan untuk ambil ekstensi saja. Pertimbangannya universitas di Australia (dan mungkin di LN yg laen) sangat jarang mau menerima lulusan DIV STAN, karena referensi mereka adalah akreditasi dari DIKTI DEPDIKNAS….

  5. izin ngelink blognya ya dino.. kalo berkenan boleh deh dilink balik.. jzk

  6. gak papa lah Din, asal tidak diplesetkan jadi “Sarjana Sok Tahu” aja…hehe

  7. S.ST.Akt (bukan S.ST, Ak) lebih tepatnya (cmiiw).
    Kalo untuk melanjutkan ke Jenjang S-2 selama ini tidak ada masalah. Bagi para para scholarship hunter, baik PPSDM maupun ADS juga tidak ada masalah, ijazah DIV bisa langsung melanjutkan ke S2.

  8. Makasih yah . . . .entri.a bermanfaat :D

  9. Solusi yg terbaik mungkin ada baiknya STAN mengalah saja,, kurikulum murni dari Kemdiknas dengan sedikit penambahan mata kuliah keahlian yg dibutuhkan di Instansi User.
    Kurikulum dari kemdiknas, pengelolaan dan anggaran tetap dari Kemenkeu.
    Gelar tetap mengacu ketentuan Kemdiknas tapi lulusan tetap bisa ditempatkan Kemenkeu, BPK, BPKP dll
    Insyaallah win win Solution

    Ismail Hasan
    7B Akuntansi 2010/2011

  10. just divine to knowledge, not the title

  11. betul bgt bang… temen gue yang lain kampus sering nyanya? apa itu D4? katanya setara S1? Apa itu S.st?? :D
    bosan jawabnya…

  12. Wah….. ikut berbagi juga nich.. saya juga alumni salah satu program D-IV yang bergelar S.ST salah satu PTN di bandung….. awalnya saya cukup susah juga untuk lanjut ke S2…. akhirnya …th 2004 saya bisa masuk ke Program Magister ilmu sosial Untang Pontiank dan memperoleh gelar M.Si tahun 2007…..
    kawan2 jangan ragu walaupun kita S.ST tapi bisa kok lanjut ke S2…………………….

  13. mau tanya sebenarnya bisa atau tidak lulusan D4 ingin mengikuti pendidikan profesi akuntansi? mohon di jawab ya, saya lg galau tentang masalah itu cz kurang informasi tentang itu.trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s