Hari Selasa sore kemarin nemenin istri belanja di sebuah swalayan di Rawamangun yang sangat terkenal islami. Akhir bulan, akhir tahun, swalayan ramai sekali pembeli.
Uang kembalian yang diberikan mbak kasir swalayan tersebut, kami pakai untuk belanja di toko buah yang punya banyak cabang di mana-mana, Rabu siang tadi. Ternyata mbak kasir toko buah itu mengatakan kalau uang 20 ribuan yang kami pakai untuk membayar adalah uang palsu. Kami kaget, dan meneliti uang tersebut. Ternyata benar, uang palsu.
Kami pun siang itu juga pergi ke toko swalayan Islami tersebut untuk meminta ditukarkan dengan uang yang asli. Meski kami tahu bahwa kami tidak punya cukup bukti yang meyakinkan bahwa uang itu berasal dari swalayan tersebut. Tapi istri saya belum membelanjakan uang sejak kemarin sore hingga siang tadi itu, dan jumlahnya pun masih pas dengan kembalian yang tertera di struk belanja.
Bermodalkan struk belanja itu, kami ke tempat informasi swalayan. Dilayani dengan ramah, alhamdulillah. Namun, mbak kasir yang melayani kami kemarin sore, ternyata shift sore, jadi siang itu tidak ada di tempat. Kami diminta kembali sore harinya. Dan sore tadi, saya kembali ke sana.
Sangat mudah sekali. Si mbak mengatakan, “Ini uang dari saya, Pak?” Saya pun mengangguk dengan mantap. Lalu si mbak berjilbab lebar rapi itu kembali ke kasirnya dan mengambil uang 20 ribuan yang lain, asli. Kemudian malah saya yang kaget, “Udah mbak, gini aja? nggak ada yang lainnya?” Si mbak menjawab, “Ya mau gimana lagi Pak, ini menjadi tanggung jawab kasir.”
Subhaanallah. Sebuah toko swalayan yang senantiasa memperdengarkan nasyid Islami atau murottal melalui pengeras suaranya itu menerapkan nilai kejujuran dan tanggung jawab yang bagus sekali.
Saya juga mengingatkan diri sendiri, juga temen-temen blogger, untuk lebih berhati-hati, mengecek uang yang diterima, cek keasliannya. Keliatan kok dari warna, dari logo BI, juga dari jenis kertasnya.
Itu saja. Semoga bermanfaat.
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Yup, uang palsu emang banyak beredar. Kita harus waspada untukj selalu 3D.
pelajaran bagus gan…
ati2 yang pada mau belanja2 di tahun baru
saia puasa dulu
peredarannya emang difokuskan di swalayan-swalayan, jadi saat masyarakat lengah.
Uang Palsu? oh No!
Oh No…
SELAMAT TAHUN BARU 2010…HIDUP BARU DAN SEMANGAT BARU BUAT KITA SEMUA…SALAM SUKSES SELALU…
***BABESAJABU***